google-site-verification: googleff753c55c4a9ab1c.html inspirasi_10: Mungkin aku memang tak bakat

Jumat, 18 Mei 2012

Mungkin aku memang tak bakat

Yah, disini aku bisa menulis sebebasnya, sesuka hatiku tanpa ada yang mengedit, ataupun memotong apa yang ku tulis, meskipun yang kutulis itu adalah "sampah" namun tidak ada orang yang mampu membersihkan kekotoran yang ku buat sendiri. berbeda halnya dengan tulisan yang ku kirim ke suatu media, yang merupakan wadah tempatku mengasah kemampuan yang masih sangat dangkal dan muda. mungkin ada beberapa berita yang ku tulis dimuat bukan karena kelayakannya tapi agar tumbuh semangatku untuk terus menulis, terkadang tulisanku juga memusingkan para editor hingga tingkat dewa,hehehee....

okee, tak jadi soal karena akupun sudah siap untuk itu, namun ketika jerih payah ku memburu berita dan kendala dalam penulisanku semakin rumit dan tulisanku benar-benar tidak dimuat, aku mulai jenuh untuk melakukan pekerjaan itu, dan semangatku mulai turun, ternyata memang aku tak bakat.

entahlah, sudah beberapa minggu ini aku melalaikan tugasku sebagai anggota muda, alasan ku sangat kuat, tapi sederhana yaitu sibuk dan capek, alasan ini sebenarnya mengandung arti yang mendalam dan terletak jauh di dasar hati,hanya ku yang mampu memahami, menyelam apa yang terjadi.

mungkin memang lebih bagusnya kalau aku menulis hanya untuk diri sendiri, tanpa diketahui oleh orang lain karena aku semakin takut untuk menulis apalagi kemampuanku jauh ketinggalan, dan terkadang macet seperti lampu lalu lintas yang ditimpa kemacetan yang sangat panjang, kadang aku berpikir kenapa menulis itu susah padahal waktu kecil itu adalah pekerjaan yang rutin, bahkan aku mempunyai dua buku diary yang kemudian dicuri oleh temanku, dan dibacanya diam-diam.

tapi disini aku bebas menulis, meskipun sampah tulisanku memenuhi kolom ini, kotor karena tertulisi oleh hal yang mungkin tak penting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar