google-site-verification: googleff753c55c4a9ab1c.html inspirasi_10: Serpihan Rasamu Ternyata Melukai

Senin, 26 Maret 2012

Serpihan Rasamu Ternyata Melukai

Aku rasa memang tidak perlu menulis tentang dirimu
Karena memang tak penting bagiku
Tapi sikap keterlaluan mu itu mengharuskan aku sedikit bercerita
Bercerita tentang sikapmu yang telah menaruh derita
mungkin aku tau apa sebab dari semua ini
namun apakah kamu harus seperti ini
berusaha membuat ku cemburu
berusaha menyimpulkan sikapku
berusaha menebakku
berusaha mengerti diriku
salah...
kau  itu tak lebih dari seorang pecundang
kau buat aku tertantang
yah, aku memang tak menaruh dendam
namun hanya sedikit kesal yang terpendam
sejuta pertanyaan keluar namun tak dapat kau dengar
apakah aku pernah menyakitimu?
apakah aku pernah mengecewakanmu?
apakah aku mengabaikanmu?
Pasti kau akan menjawab “iya”
namun pernah kah aku menaruh harapan kosong ataupun memberikan kalimat dusta terhadapmu?, aku tak ingin berdusta kalau aku memang tidak mempunyai perasaan untukmu.
Dan aku...
Aku tak pernah menghina kamu tentang kejelekanmu
Aku tak pernah menyalahkan suatu peristiwa karena kesalahanmu
Aku juga tak pernah mengatakan “pantesan orang kost kamu tidak suka terhadapmu”
Kau terlalu jauh, dan kau tak akan mengerti ku
Sungguh beruntung aku tidak mempunyai rasa untukmu
Karena jika tidak maka mungkin aku orang paling bodoh
Aku pun menyesal pernah sedikit bercerita tentangku
Yang seharusnya tak perlu ku ceritakan padamu
Hingga akhirnya kau menertawakanku
Terima kasih atas ucapanmu yang pedas meskipun tak langsung
Dan terima kasih atas kebaikan-kebaikanmu
Aku lelah, tak ingin lagi aku menguak cerita ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar